oleh

Bukan Sekedar Ngopi, Belasan Pengurus Koneli HNSI Bangka Dibekali Cara Ngurus Koperasi

BNBABEl.COM, SUNGAILIAT — Para Pengurus Koperasi Nelayan (Koneli) Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Bangka mendapat arahan dan bimbingan langsung dari Dinas Penanaman Modal Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu, Kopersi dan UKM (PMP2KUKM) Kabupaten Bangka.
Acara yang dipimpin langsung Kadin PMP2KUKM Kabupaten Bangka M. Syah, SH bersama Kepala Bagian Pemberdayaan Nelayan Kecil Dinas Kelautan Perikanan ( DKP) Bangka Lias SPd ini digelar du Warkop CM Sungailiat Bangka, Jumat (12/3/2021).


Dalam acara ini Pengurus Koneli HNSI Kabupaten Bangka mendapatkan arahan mengenai prinsip – prinsip dan aturan penyelenggaraan koperasi, yang tepat dan berkelanjutan.
Kegiatan tersebut dibuka Ketua HNSI Kabupaten Bangka Lukman SPd. Turut hadir Ketua HNSI Kecamatan Sungailiat sekaligus menjabat Kaling Lingkungan Nelayan 1 Abdullah Ahadi, dan Posmat AL Sungailiat diwakili Sertu Sunarko.
Pejabat Dinas PMP2KUKM Bangka, dalam arahannya menyampaikan beberapa hal yang perlu dipahami oleh calon Pengurus Koneli HNSI Bangka. Setidaknya ada empat bekal mengurusi koperasi yang disampaikan, yakni mengenai 4 prinsip utama dan 4 sarat pendirian suatu koperasi.
“Bapak – bapak sekalian, prinsip utama kita menyelenggarakan koperasi ada 4 hal yang menjadi prinsip. Prinsip pertama bersifat sukarela tidak dipaksa dan terbuka dengan semua pihak. Prinsip kedua, pengelolaannya harus bersikap demokratis menyerap aspirasi dan ide untuk nelayan, misalnya pengadaan solar atau usaha-usaha lain untuk nelayan. Prinsip ketiga, pembagian keuntungan atau sisa hasil usaha dibagi adil atas partisipasi. dan prinsip keempat, berkomitmen untuk mandiri. Kalau sudah mandiri akan mudah bersinergi untuk perogram yang ada,” jelas M. Syah, SH
Selanjutanya, M.Syah juga menjelaskan syarat pendirian koperasi. Pertama, harus dari kelompok orang yang punya kepentingan ekonomi yang sama, misalnya kelompok nelayan, kelompok koperasi yang anggotanya petani dll.
Kedua, harus ada usaha yang layak sesuai kepentingan kelompok yang terbagi atas Usaha bersama dan usaha penunjang. Ketiga, harus punya modal yang bersumber dari kita untuk kita.
“Keempat, harus mampu mengelola dan mengatur koperasi dengan baik,” ujar M. Syah SH
Sementara itu Kepala Bidang Pemberdayaan Nelayan Kecil DKP Bangka Lias SPd berjanji pihaknya akan terus mendampingi dan memantau perkembangan Koneli HNSI Bangka, guna sinergitas terhadap program – program sektor perikanan baik daerah maupun pusat.
Selanjutnya Ketua HNSI Kabupaten Bangka Lukman SPd usai menutup acara menyampaikan harapan terhadap calon Pengurus Koneli, agar segera memahami dan cepat mengimplementasikan materi pembekalan yang telah diterima.
” Tadi kita telah pemantapan, ada wejangan dan pembekalan oleh DINPMP2KUKM kepada calon Pengurus Koneli. Untuk selanjutnya administrasi dan pengesahan dapat segera dilakukan, agar kita bisa jalankan Koneli membuat program – program, mewadahi kepentingan masyarakat nelayan,” tukas Lukman. (BNB/ikrar)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *