oleh

Breaking News : Nelayan & Masyarakat Kontra Dermaga Tengah Pantai Matras, Kini Siap Bersinergi Dengan PT. Timah

SUNGAILIAT,BNBABEL.COM –Ratusan nelayan dan masyarakat lingkungan matras, sungailiat bangka melakukan deklarasi dukungan terhadap aktifitas penambangan yang dilakukan oleh PT. Timah Persero TBk secara legal.

Foto : Wewancara terhdap tokoh nelayan dan tokoh agama Lingkungan Matras.
Foto : Koordinator Deklarasi, Rama Prata ( Baju hitam) bersama tokoh nelayan Dermaga Tengah Pantai Matras Junaidi dan M. ihksa ( tengah)

Breaking News : Nelayan & Masyarakat Kontra Dermaga Tengah Pantai Matras, Kini Siap Bersinergi Dengan PT. Timah

Diketahui sebelumnya, bahwa ratusan masyarakat dan nelayan yang hadir dalam deklarasi ini adalah para tokoh yang terlibat dalam aksi penolakan tambang di perairan matras satu tahun silam.

Bahkan lokasi deklarasi sengaja dipilih di dermaga tengah, pantai matras sungailiat bangka yang merupakan posko penolakan tambang satu tahun silam.

Kedepan posko ini akan dijadikan posko sinergitas terhadap setiap aktifitas penambangan PT. Timah yang dilakukan secara legal, sabtu (11/9).

Dukungan ini pun diketahui atas sambutan mereka terhadap akan diterbitkannya SPK Ponton Isap Produksi (PIP) di perairan laut matras oleh PT. Timah Persero TBk.

” Setelah satu tahun aksi penolakan, kini seiring berjalannya waktu nelayan dan masyarakat kontra disini telah dilibatkan dalam rembuk akan diterbitkannya SPK PIP. Kami harap ini merupakan langkah awal sinergitas kami dengan perusahaan negara PT. Timah Tbk. Insya Allah niatan baik dan dilakukan secara legal kami akan siap mendukung” , kata Rama Prata Wijaya, koordinator deklarasi.

” Intinya dari masyarakat, dikelola dan hasilnya juga untuk masyarakat, kami juga kedepan akan turut mengawasi.
Selama ini ada aktifitas tambang keluar – masuk kadang ponton yang masuk tanpa izin dan sosialiasi terhadap kami masyarakat dan nelayan asli matras, mudah – mudahan di dermaga tengah ini kedepan akan menjadi pusat sinergitas aktifitas tambang legal PT. Timah dan nelayan serta masyarakat lingkungan matras” , jelas Rama menambahkan.

Mereka mengatakan setelah satu tahun pasca penolakan, bahwa prosesi SPK PIP kali ini telah melibatkan langsung dan memikirkan imbas terhadap mereka selaku nelayan sebagai ring 1 masyarakat terdampak dan masyrakat umum seperti kalangan agama, Ibu – ibu, pemuda dan kalangan masyarakat lainnya.

Usai deklarasi penyataan sikap, ratusan nelayan & masyarakat dermaga tengah ini pun membubuhkan tanda tangan di spanduk putih yang mereka bentangkan.

Nampak juga terpampang 2 spanduk bertuliskan dukungan & sinergitas dari masyarakat terhadap aktifitas PIP PT. Timah.

” Satu tahun lebih penolakan ( Tambang – Red) yang pusatnya di dermaga ini, sekarang kami sudah dijelaskan dan dilibatkan langsung rencana beroperasinya PIP dan ini akan dilakukan secara legal kami akan selalu mendukung dan mengawasi dari dermaga tengah pantai matras ini” kata Junaidi, tokoh nelayan tradisional lingkungan matras.

” Intinya harus ada keterbukaan dan transparansi kegiatan penambangan. Kami Nelayan matras dan masyarkat tentunya akan mendukung penuh. Jaga komitmen kita bersama PT. Timah, mudah mudahan PIP dengan izin resmi cepat beroperasi disini” Kata M. Ikhsa alias Ayak Cungol, nelayan matras.

Terpantau kegiatan ini berjalan lancar dan kondusif dengan dilengkapi protokol kesehatan covid – 19.

Penulis : IR

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *