oleh

Bangka Tertinggi, Ini Sebaran 236 Kasus Baru Covid-19 Babel 24 Februari

PANGKALPINANG – Setelah Selasa (23/2/2021) lalu, di wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) ada penurunan jumlah kasus harian baru positif Covid-19.

Namun, Rabu (24/2/2021) Babel kembali mengalami lonjakan kasus harian baru positif Covid-19 yang mencapai 200 lebih, dan total kini jumlah kasus kumulatif Covid-19 di Babel menembus 7 ribu per 24 Februari. Hal ini tentunya, menuntut kita harus selalu waspada dan jangan lengah karena Covid-19 berada sangat dekat di sekitar kita, dan proses penularan Corona virus ini masih terus terjadi di masyarakat Babel.

hanya 2 wilayah di Babel yang tidak mengalami penambahan kasus baru yang terkonfirmasi positif Covid-19, yaitu Kabupaten Bangka Barat, dan Kabupaten Belitung Timur.

Berdasarkan data yang diungkap laman covid19.babelprov.go.id, hingga pukul 21.00 WIB, Rabu (24/2/2021) ada penambahan “236” kasus baru yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Babel, detailnya sebagai berikut :

1. Kabupaten Bangka : 201 kasus
2. Kabupaten Belitung : 14 kasus
3. Kabupaten Bangka Selatan : 9 kasus
4. Kota Pangkalpinang : 6 kasus
5. Kabupaten Bangka Tengah : 6 kasus.

ada penambahan “66” pasien selesai isolasi dan dinyatakan sembuh dari infeksi Covid-19, yaitu : Kota Pangkalpinang 33 pasien, Kabupaten Bangka Tengah 17 pasien, Kabupaten Bangka 7 pasien, Kabupaten Bangka Barat 5 pasien, dan Kabupaten Belitung 4 pasien, sehingga total kini sudah mencapai “6.078” jiwa sembuh dari infeksi Covid-19 di Babel.

Penambahan kembali “236” kasus baru yang terkonfirmasi positif Covid-19, sehingga total kini sudah menembus “7.141” orang di Babel terpapar dan dinyatakan positif Covid-19 yang bermula dari Kota Wuhan, Tiongkok.

Terhitung sejak 16 November 2020 hingga 24 Februari 2021 atau “101” hari secara beruntun, di Babel masih mengalami penambahan sejumlah kasus baru yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Ayo, mulai membiasakan hal yang sebelumnya tidak biasa kita lakukan, yaitu : Menjaga jarak fisik, Memakai masker kain dengan benar, dan Mencuci tangan pakai sabun atau hand sanitizer selama 20 detik atau dikenal dengan trilogi Protokol kesehatan (Prokes) 3M.

Prokes 3M harus dijadikan perilaku hidup baru bagi seluruh lapisan masyarakat di tengah wabah Corona virus yang belum mereda dan pasca pandemi Covid-19 nantinya.

Prokes 3M merupakan vaksin sederhana dan merupakan bentuk ikhtiar kita selaku umat beragama guna menekan laju penularan Corona virus yang juga belum kunjung mereda.

Hingga Rabu (24/2/2021) di Babel, total pasien positif Covid-19 yang harus diisolasi atau dirawat secara intensif berjumlah “955” pasien.

Rabu (24/2/2021) di Babel ada penambahan 2 (dua) pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia, yaitu 1 pasien di Kabupaten Bangka, dan 1 pasien di Kabupaten Belitung. Jadi kini total pasien meninggal dunia akibat terinfeksi Covid-19 di Babel mencapai “108” orang.

Detail total kasus Covid-19 di satu kota dan enam kabupaten di Babel per 24 Februari 2021, sebagai berikut :
1. Kota Pangkalpinang : 2.680 kasus
2. Kabupaten Bangka : 1.987 kasus
3. Kabupaten Bangka Tengah : 1.124 kasus
4. Kabupaten Belitung : 423 kasus
5. Kabupaten Bangka Selatan : 324 kasus
6. Kabupaten Bangka Barat : 320 kasus
7. Kabupaten Belitung Timur : 283 kasus.

Selain, Prokes 3M. Di masa wabah Corona yang belum ada tanda-tanda kapan akan berakhir, kita sebisa mungkin harus 2M, yaitu : Menjauhi kerumunan atau keramaian, serta sudah saatnya mulai Membatasi mobilitas dan interaksi sosial, jika tidak ada hal yang benar-benar mendesak.

Meskipun vaksinasi Covid-19 sudah diberikan, tidak berarti bahwa orang yang sudah divaksin boleh mengabaikan seluruh Protokol kesehatan. Bagaimana pun kita tetap harus menjaga diri dari potensi terpapar Covid-19 dan kemungkinan bahwa virus ini telah beradaptasi atau bermutasi, mengingat di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung saat ini penularannya tidak lagi didominasi oleh kasus impor (imported case), namun sudah terjadi kasus transmisi lokal (local transmission) yang cukup banyak. Ini yang harus menjadi perhatian kita semua agar lebih peduli dan saling menjaga dengan meningkatkan kewaspadaan dini. Kita tak boleh lengah, bahkan panik, namun harus lebih patuh, peduli, dan disiplin seluruh Prokes Covid-19 saat beraktivitas di luar rumah.

Ayo, kita terus membangun optimisme untuk saling menjaga dan menyelamatkan diri, keluarga, dan orang lain dengan saling mengingatkan dan saling menguatkan.

Sumber : covid19.babelprov.go.id : 24 Februari 2021

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *