oleh

1 Jam Dirawat di Rumah Sakit, Satu Pasien Covid-19 Akhirnya Meninggal Dunia

BANGKA, BNBABEL.COM – Satuan Tugas Covid-19 Kabupaten Bangka merelease data adanya satu orang pasien positif Covid-19 meninggal dunia.
Pasien tersebut dengan inisial A usia 54 thaun asal warga Riau Silip, yang bersangkutan masuk rumah sakit umum daerah Depati Bahrin pada tanggal 22 April pada pukul 16:30 WIB.

Setelah dilakukan tindakan medis oleh dokter dan perawat, nyawa pasien tidak bisa diselamatkan dan kemudian meninggal dunia pada pukul 17:50 wib. Kemudian yang bersangkutan dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum Riau Silip.

Menurut keterangan Juru Bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bangka, Boy Yandra SKM MPH, pasien sebelumnya didiagnosis mempunyai penyakit DM tipe 2.

“Pada hari ini jumlah pasien yang dinyatakan sembuh ada 18 orang dan penambahan kasus baru sebanyak 24 orang. Jadi total keseluruhan yang telah terkonfirmasi positif Covid-19 ada sejumlah 2.621 orang, yang telah sembuh setelah menjalani isolasi dan karantina ada 2.489 orang dan yang meninggal dunia 38 orang,” terangnya, Jum’at (23/4/2021).

Kemudian ia menegaskan sampai dengan hari ini masih ada 94 orang lagi yang masih menjalani isolasi di tempat yang sudah disediakan oleh pemerintah Kabupaten Bangka maupun karantina di Wisma II Provinsi Bangka Belitung.

Selanjutnya data yang ada di Satgas Covid-19 Kabupaten Bangka mencatat data kontak erat ada 4.683 orang, suspek 1.732 orang, suspect discarded 1.653 orang, probable 1 orang dan yang masih menunggu hasil swab dari laboratorium Provinsi Bangka Belitung ada 150 orang.

Dai 94 orang yang masih menjalani isolasi dan karantina terbanyak berasal dari Kecamatan Sungailiat 55 orang, Kecamatan Pemali 24 orang dan Kecamatan Belinyu 14 orang.

“Kami menghimbau kepada masyarakat untuk selalu melaksanakan protokol kesehatan Covid-19 dengan baik dan benar.
Apabila ada anggota keluarga atau tetangga yang mengalami perubahan kesehatan secara mendadak sebaiknya langsung dibawa ke rumah sakit atau tempat pelayanan kesehatan terdekat.
Ayo laksanakan 3M dengan baik, semoga Kabupaten Bangka cepat kembali ke zona aman atau hijau,” tutup Boy Yandra.

Penulis : Ib

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *